Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

ASPEK KEROHANIAN

Gambar
Oleh: Atik Setyawati Manusia memiliki aspek kerohanian sebagaimana makhluk Allah yang lainnya. Allah Subahanahu Wa Ta'ala berfirman: أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ ۗ وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki. (QS. Al-Hajj Ayat 18) Alam, manusia dan kehidupan memiliki aspek kerohanian. Ketiganya adalah makhluk dari Allah ﷻ. Tunduk terhadap fitrahnya sebagai ma...

ISLAM MEMELIHARA FITRAH KEIBUAN

Gambar
Oleh: Atik Setyawati Masih tentang betapa kewarasan seorang ibu harus benar-benar dijaga. Fitrah keibuan harus senantiasa terawat ibu yang penuh kasih sayang, lemah lembut dan selalu ceria dalam kehidupan sehari-harinya. Kehidupan berumah tangga dengan berbagai pernak-perniknya memang perlu disikapi dengan bijaksana. Ini butuh pembiasan, tidak serta merta bisa. Bukan tidak bisa tetapi bisa diupayakan selagi ada kemauan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan ibu agar kewarasan senantiasa terjaga. Fitrah keibuan terawat dengan baik. Pertama , ibu selalu melibatkan Allah ﷻ pada segala suasana. Idrak silahbillah , kesadaran akan hubungannya dengan Allah. Segala aktivitas untuk menjalanlan ketaatan pada Allah. Ibu selalu bersyukur ketika mendapatkan nikmat, bersabar ketika menerima ujian. Memohon ampun dan rahmat dari Allah ﷻ. Kedua , selalu ber husnuzhan terhadap kenyataan yang ada. Apa pun itu adalah yang terbaik dari Allah ﷻ. Selalu berpikir positif menghadapi apa saja. Ikhlas menjalani...

BERKELUH KESAH

Gambar
Oleh: Enny Ummu Almira Mengeluh merupakan salah satu sifat buruk manusia yaitu tidak menerima ketentuan dari Allah ﷻ. Hampir sama dengan berburuk sangka atau su'dzon . Sekaligus membuktikan bahwa ini manusia memang bersifat suka mengeluh. Allah ﷻ berfirman dalam Surat al-Ma’arij Ayat 19-21: إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا () إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا () وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا “ Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan (harta) ia amat kikir. ” (QS. Al-Ma’arij: 19-21) Ayat di atas menegaskan bahwa pada umumnya manusia itu suka mengeluh. Mereka punya sifat buruk berupa keinginan (ambisi) yang berlebihan, sedikit kesabaran, banyak berkeluh kesah. Jika ditimpa kesulitan berupa kemiskinan atau sakit, mereka banyak mengeluh, meratapi nasib, mengutuk keadaan, serta diliputi kesedihan berkepanjangan. Mereka lebih fokus dengan sedikit kekurangan dan melupakan karunia ...

PENTINGNYA TIMELINE RAMADHAN

Gambar
Oleh: Wina Fatiya Ramadan tinggal menunggu hari. Semerbak wanginya sudah menyebar sampai tembus ke hati. Wanginya membangkitkan nostalgia akan indahnya Ramadan yang dinanti. Ya, Ramadan selalu dinanti bagi hati yang merindu syahdunya suasana keimanan di bulan ini. Ramadan selalu ditunggu untuk menjadi sarana perbaikan dan rehat diri dari kemaksiatan. Ramadan selalu diimpikan menjadi wasilah berbagai macam kebaikan. Namun tak dipungkiri terkadang banyak dari kita yang lalai memanfaatkan Ramadan ini. Sebabnya karena kita kurang merencanakan dengan matang target dan alokasi waktu ibadah di bulan ini. Apalagi jika ditambah kita masih bekerja atau memiliki fokus kegiatan lain selain ibadah, maka dipastikan Ramadan ini akan lewat begitu saja tanpa bisa maksimal dalam beramal. Belum lagi di akhir Ramadan, seringkali kita tersibukkan dengan euforia hari raya idul fitri. Menyiapkan pakaian lebaran, makanan dan kuliner lebaran, rencana mudik, rencana silaturahmi, bahkan rencana liburan yang sang...

LANGIT RAPUH DALAM BIG CRUNCH

Gambar
Oleh: Alfi Ummuarifah Tak terbayangkan oleh kita, saat itu kita masih menyaksikan saat langit rapuh dan menyusut. Semua hancur. Manusia yang kecil ini tak berdaya. Bahkan dia tak terlihat karena bumi pun bahkan cuma sebesar titik. Namun saat semua rapuh, disanalah akhir dunia terjadi menuju kehidupan selanjutnya yang abadi. Masihkah kita tak percaya? Masihkah ragu atas berita masa depan ini? Masihkah kita menutup telinga, mata dan wajah kita atas seruan dari Allah ﷻ yang sudah jelas ini? Wahai manusia, segeralah bertaubat. Segeralah memperbaiki diri. Semoga kita termasuk yang dimatikan terlebih dahulu saat kabut asap itu ada, dan bukan pada saat langit dan seluruh alam mengalami ledakan besar itu. Aamiin. Marilah kita perhatikan ayat berikut ini, Al-Qur'an surat Al-Haqqah ayat 16 Menceritakan masa depan alam ini nanti:. وَانْشَقَّتِ السَّمَآءُ فَهِىَ يَوۡمَٮِٕذٍ وَّاهِيَةٌ ۙ‏ dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi rapuh.  (QS. Al-Haqqah Ayat 16) Sete...

COBAAN TERBERAT

Gambar
Oleh:  Alfi Ummuarifah Dalam pandangan Islam harta dan anak adalah karunia Allah ﷻ. Dia pinjamkan karunia itu hingga sampai batas waktu yang ditentukan. Dia pastikan bahwa manusia memperolehnya sekehendak sang pencipta. Namun, saat kita memilikinya, Allah ﷻ mengingatkan agar kita tak terlalu cinta. Sampai-sampai kita lupa urusan yang lain termasuk akhirat karena cinta pada harta tersebut. Oleh karena itu sadarilah, pinjaman dari Allah ﷻ itu akan diambil kembali jika sudah saatnya tiba. Maka, biasa sajalah memandang harta. Perlakukan hanya sebatas sarana untuk bisa beribadah sempurna. Perlakukan lah secara wajar. Jangan bermegah-megahan hingga lupa akhirat. Jangan seakan menuhankannya hingga meninggalkan perkara akhirat yang hendak kita tuju. Jangan terkecoh pada tipuan dan rayuannya. Al-Qur'an surat At-Tagabun Ayat 15 mengingatkan kita. Semoga kita tak terlena pada harta dan anak. إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ Sesungguhnya ...

MASIH TIDAK PERCAYA HARI KEBANGKITAN?

Gambar
Oleh: Titin Owner Angkringan Jahe Merah Masih tidak percaya? Silakan simak, perdalam, hayati dan amalkan firman Allah ﷻ berikut ini: وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ أَرِنِي كَيْفَ تُحْيِي الْمَوْتَىٰ ۖ قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِنْ ۖ قَالَ بَلَىٰ وَلَٰكِنْ لِيَطْمَئِنَّ قَلْبِي ۖ قَالَ فَخُذْ أَرْبَعَةً مِنَ الطَّيْرِ فَصُرْهُنَّ إِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلَىٰ كُلِّ جَبَلٍ مِنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِينَكَ سَعْيًا ۚ وَاعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati". Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu?" Ibrahim menjawab: "Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku) Allah berfirman: "(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman): "Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka ...

TETAPLAH MEMBERI PERINGATAN

Gambar
Oleh: Enny Ummu Almira Peringatan adalah nasihat (teguran dan sebagainya) untuk memperingatkan. Meskipun pada ayat kali ini yang di maksud adalah yang di perintah untuk memberi peringatan adalah para Rosul utusan Allah, meski kaum mereka menolaknya. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَّذَكِّرْ فَاِ نَّ الذِّكْرٰى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِيْنَ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin." (QS. Az-Zariyat 51: Ayat 55) Namun sepeninggal Rosulullah ﷺ, dakwah tetap harus di teruskan oleh generasi setelahnya, para sahabat, para tabiut tabi'in, para ulama dan kita umatnya, agar Islam tetap tegak dimuka bumi ini. Memberi peringatan terbagi menjadi dua macam: Pertama , peringatan yang perinciannya tidak diketahui namun secara garis besarnya dapat diketahui oleh fitrah dan akal sehat, karena Allah ﷻ telah membentuk akal dengan fitrah yang menyukai kebaikan serta mengedepankan kebaikan dan juga membenci keburukan serta m...

FASTABIQUL KHAIRAT

Gambar
Oleh:  Srie Ummu Roya Manusia sebagai makhluk sosial akan selalu berhubungan satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari. Dalam lingkungan masyarakat harus bisa saling menghormati dan melengkapi satu sama lain. Setiap amal seorang Muslim akan di hisab sehingga kita diperintahkan untuk selalu melakukan kebaikan ketika hidup di dunia. Muslim dianjurkan untuk berlomba dalam kebaikan ( Fastabiqul khairat ) untuk menggapai rida Allah ﷻ. Sebagaimana firman Allah ﷻ berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 148: وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ "Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah ayat 148) Fastabiqul khairat secara b...

SERUAN UNTUKMU WAHAI PARA PEMIMPIN

Gambar
Oleh: Titin Owner Angkringan Jahe Merah Wahai pemimpin!! Allah ﷻ melarangmu dalam firman-Nya: وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah Ayat 42) Ayat ini turun ditujukan kepada Bani Israel pada waktu itu. Terkait dua larangan Allah ﷻ sebagai berikut: 1. Jangan mencampuradukkan antara kebenaran dan kebatilan. Sebab pada waktu itu pemimpin Bani Israil suka memasukkan pendapat-pendapat pribadi ke dalam Kitab Taurat. Hasil keterampilannya berbuah kesulitan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Utamanya mereka menolak beriman kepada nabi Muhammad ﷺ. Tidak mau menjalankan ajaran yang Rasul sampaikan. Mereka berpegang teguh pada pemimpin nenek moyangnya berikut tradisinya. Maka mereka membuat-buat alasan untuk menjelek-jelekkan dan menyalah tafsirkan ajaran yang dibawa Rasulullah ﷺ. 2. La...

SEMUA ADA BALASANNYA

Gambar
Oleh: Ramsa Nusantara punya banyak cerita. Setelah heboh pawang hujan di ajang internasional yang konon katanya menghabiskan dana ratusan juta rupiah, kini tersebar kabar tak sedap tentang upaya mengganggu dan menggugat Islam. Adalah seorang pendeta bernama Saifudin Ibrahim berani menggugat dan meminta penghapusan ayat Al-Qur'an. Tidak main-main Sang Pendeta Meminta untuk menghapus 300 ayat di dalam Al-Qur'an. Alasan yang dikemukakan adalah ayat-ayat Al-Qur'an adalah pemicu terjadinya intoleransi dan dibolehkan pembunuhan kepada non muslim. Pendeta Saifudin, dari namanya saja nampak bahwa pernah menganut Islam. Artinya beliau adalah seorang yang murtad. Pernyataannya menunjukan kebenciannya terhadap ajaran Islam. Dengan lancang pendeta Saifudin mengajukan kepada Bapak Menteri agama Yaqut Qoumas agar menghapus 300 ayat dalam kitab mulia kaum muslimin. Hal ini dilansir di media suara.com, 25 Maret 2022. " Pendeta Saifuddin Ibrahim menjadi perbincangan warganet kembali. K...

INSAN YANG BANGKIT

Gambar
Oleh: Atik Setyawati Allah subhanahu wa ta'ala berfirman: لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (QS. Ar-Ra’d Ayat 11) Bangkit adalah sebuah kondisi berubah dari suatu keadaan menjadi lebih baik lagi. Dari suatu keadaan yang buruk menjadi baik atau keadaan baik menjadi lebih baik lagi. Keinginan bangkit berasal dari dalam diri manusia itu send...

COBAAN DAKWAH, JANGAN HENTIKAN LANGKAH

Gambar
Oleh: Sri Purwanti Allah subhanahu wa ta'ala berfirman: لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami;...

DAKWAH BUKTI CINTA

Gambar
Oleh: Ramsa Dakwah itu seruan kepada teman, keluarga dan kenalan. Seruan atau mengajak bersama belajar islam yang kaffah. Belajar tentang aturan ibadah dan aturan hidup yang beraneka macam. Karena aku sayang engkau, maka aku mengajakmu belajar saling mencintai, karena dakwah itu cinta. Banyak yang beranggapan bahwa dakwah itu haknya da'i, ustaz, mubaligh atau kyai saja. Padahal dalam pandangan islam dakwah itu kewajiban setiap muslim yang balig dan berakal. Dakwah itu mengajak dan merangkul agar taat sama-sama dan mencegah orang lain berbuat jahat. Standar baik dan jahat jelas dari aturan Allah Ta'ala dan RasulNya. Kenapa kita mesti dakwah? Apa untungnya? Dakwah itu bagian dari memproses diri untuk kenali perintah dan larangan Allah, menggembleng diri untuk telaten mengenali syariat islam. Lalu apa untungnya berdakwah? Capek iya. Jadi dari modal kita berkata-kata atau tulisan yang kita bagikan di sosial media sebagai wasilah dakwah ada kok untungnya, yakni tersebarnya islam, te...

LAAA TAHZAN (JANGAN TAKUT)

Gambar
Oleh: Ramsa Dakwah itu medannya pasti berliku. Kita akan menemukan kerikil, batu bahkan bisa menemukan berbagai tantangan yang jelas terlihat. Bisa juga tantangan yang tidak terlihat tapi jadi penghalang besar. Salah satunya adalah daerah nyaman atau comfort zone . Saat seseorang berda pada posisi nyaman tentu akan sulit peka dan empati pada kondisi sekitarnya. Akan cenderung cuek dan beranggapan asal saya senang asal saya nyaman. Inilah penghalang besar bagi pengemban dakwah. Ketika terjebak dalam arena nyaman inilah, mulai merasa saya baik-baik saja. Tidak usah urusi orang lain. Dalam posisi seperti ini dibutuhkan hadirnya seorang sahabat taat yang akan menunjukan betapa hidup nyaman sendiri adalah bentuk ketidaktaatan pada perintah Allah dan RasulNya. Jika kita menengok sejarah panjang perjuangan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dan sahabatnya Radhiyallahu anhum, ada banyak potret luar biasa, mereka berani meninggalkan zona nyaman dan beraksi. Melawan kemaksiatan yang merajale...

HARAM MUSLIMAH MENIKAH DENGAN NON-MUSLIM

Gambar
Masyarakat di Tanah Air dihebohkan dengan berita pernikahan beda agama, Seorang Muslimah menikah dengan lelaki non-Muslim. Terbaru, seorang Muslimah Staf Khusus Kepresidenan melangsungkan pernikahan dengan pria kafir. Pernikahan beda agama kini tidak malu lagi ditampakkan di media sosial. Menurut laporan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) sejak 2005, sudah ada 1.425 pasangan beda agama menikah di Indonesia. Meski banyak kalangan mengingatkan keharaman pernikahan beda agama tersebut, tak sedikit yang membela. Ada yang menyatakan mestinya perbedaan agama jangan jadi penghalang cinta dan pernikahan. Bahkan ada yang mengatakan hukum pernikahan seorang Muslimah dengan pria non-Muslim adalah khilafiyah di kalangan ulama. Benarkah demikian? Tak Ada Khilafiyah Pernikahan Muslimah dengan lelaki kafir sesungguhnya telah tuntas dibahas oleh para ulama. Hal ini sudah terkategori ma’lûm min ad-dîn bi adh-dharûrah . Dasar pembahasan hukum pernikahan beda agama adalah firman Allah ﷻ:...